Sosok Kartini Masa Kini
Sosok seorang kartini masa kini yang memperjuangkan perekonomian keluarga nampaknya sudah bukan menjadi suatu hal yang tidak asing di era globalisasi. Seperti kisah dua orang wanita separuh baya ini, Ibu Nyamiati (37) dan Ibu Suryani (55).
Kedua wanita ini dengan semangat juang tinggi berusaha mencukupi kebutuhan sehari-hari diri serta keluarga. Berprofesi sebagai penjual bensin eceran pinggir Jl. Sudirman depan Kampur Universitas Udayana. Ibu Suryani (55) mulai membuka lapak bensinnya sekitar pukul 04.00 WITA hingga Pukul 23.00 WIB. Penghasilan wanita tua ini perharisekitar Rp.150.000,- sampai Rp 200.000,-.
Beda kisah dengan Ibu Nyamiati (37), wanita ini membuka lapak bensi Pukul 07.00 WITA hingga Pukul 21.00 WITA. Usaha Ibu Nyamiati ini bukanlah usaha yang murni dimiliki olehnya. Lapak yang dijaganya merupakan lapak milik orang lain sehingga keuntungan penjualan pun menjadi terbagi. Misal penjualan bensin 40 botol seharga Rp. 5000 perbotol, hasil yang didapatnya hanya 10 persen dari seluruh hasil penjualan.
Inilah potret kehidupan nyata Kartini masa kini, tetap berjuang ibu, kami akan mengikuti semangat juangmu. Selamat Hari Kartini.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar